fffuuiihhhh..abis kejadian itu langsung posting deh, karena memang benar2 mengusik hati..
berawal ketika saya kemaren(kamis) mendadak pulang kerumah karena sakit, dan pagi ini balik lagi ke surabaya.. baliknya naik bis(bukan kereta seperti biasanya), trus nyampe bungur naik bus kota, dan oper lagi di Joyoboyo naik angkot T2.
Sendiri ditengah terik matahari menyengat kota Surabaya, saya celingak-celinguk nyariin angkot indah berwarna Orange, selang beberapa saat kemuian, munculah angkot butut itu, yang isinya cuman 2 orang, pak sopir dan penumpang. tanpa pikir panjang, saya langsung naik loncat tuh angkot.
ditengah perjalanan, yag serasa mobil probadi karena isinya cuman saya seorang, saya membuka handout biokimia sekalian belajar, (lumayan untuk membunuh waktu dg bermanfaat), laluada seseorang mas-mas yang lari2 ngejar angkot dan bertana sesuatu pada pak sopir, dan ternyata eh ternyata, mas-mas itu membawa pasukan 2 orang lagi(1 cewek dan 1 cowok) dan ternyata mereka adalah sales kompor gas. jadi singkat saja, angkot itu penuh dengan 4 orang manusia + 5 kompor gas yang dijejalkan di dalamnya.
si 3 orang itu, langsung nyerocos ngobrol2 tak terasa mengganggu konsentrasi saya yang sedang menghafalkan proses sintesis asam amino non esensial. lalu tiba2, sang salesgirl bertanya :
SPG: kuliah jurusan apa mbak?
saya: FKG
SPG: belajar apa itu mbak? Kimia ya??
saya: iya mbak.. :)
SPG: (Tiba-tiba menyahut handout saya dan melihat-lihat)
waahh,,ini asam-amino ya? saya dulu kuliah juga diajari ini mbak?
SPB1(SPB adalah SPBoy): alah, wong gak ngerti opo2 ae lo..ojo sok2an...
setelah itu, akhirnya kita ber4 berbincang tentang perkuliahan.
si SPG ternyata dulu pernah sekolah di jurusan kimia.
SPB1: pernah kuliah juga, tapi terus DO pas semester 5
SPB2: mas yang lari2 manggil angkot tadi(lumaya ganteng masnya XP )juga pernah kuliah tp tdk jelas.pokoknya datang suatu ketika, pertanyaan ini:
SPB2: berapa mbak biaya 1 semester jadi dokter gigi?
saya : (dengan bangga saya mengatakan) ---- > Rp 1.250.000
tapi ternyata reaksinya tidak seperti yang saya perkirakan, biasanya ketika saya mencantumkan harga tersebut, orang pasti heran dengan biaya yang begitu murah. 6 bulan = 1.250.000, per bulan cuman Rp206.000. biaya sekolah SMA adek saya sekarang adalah 250 ribu dengan fasilitas yang begitu itu.
tapi reaksi mereka adalah :
SPB2: Maahaaall banget mbak???
saya: loo, itu termasuk murah lo mas? klo yang mahal disini bisa sampe 6 juta.
SPB1: 1.250.000 itu bisa beli kompor berapa itu mbak?? 10 mungkin dapet..
saya: (Aaarrggghhhh...mas ini emang pas banget jadi spb kompor. semuanya disambungkan dengan harga kompor)
ffhhuuuiihhh... yang ingin saya tekankan disini adalah :
Harga 1.250.000 itu begitu mahal bagi mereka?? mereka sales kompor yang menurut saya masih sejahtera dibandingkan orang-orang lain yang saya temui di terminal-terminal atau tempat umum lain di Surabaya.
padahal uang 1.250.000 itu bisa dihilangkan dengan sekejapp klo saya menuruti tingkah konsumtif di komunitas saya!!
dan saya masih inget, sekarang yang lagi nge-tren di tempat saya:
perawatan kulit seharga 600Ribu!
belakangan ini, anak-anak yang biasanya pake jasa NSC(salah satu klinik kecantikan yang harganya berkisar 300rbu) merasa kurang puas. dan mereka muai melirikpenyedia jasa yang lain yag harganya mulai melambung tinggi. dan saya kemaren juga diajakin kesana. dan jelas saja, saya tidak sebodoh itu untuk merelakan uang 600 ribu untuk digantikan dengan lotion pagi-siang-malam. toh kulit saya tidak dalam keadaan kritis dan masih baik-baik saja tidak ada yang aneh.
Ya Tuhan, betapa bodohnya saya yang telah terjerumus dalam rantai kesesatan komunitas orang-orang berduit. yang berlaku seperti itu bukan haya 1 teman saya, tetapi teman-teman saya.. Tidaaaakkkk?!?!?!??!
uang itu, mungkin jika untuk orang-orang yang saya temui tadi sungguh sangat berharga. dan saya bisa merasakan sakit hati mereka kalau mereka tahu fakta-fakta yang terjadi di tengah orang yang bergelimangan uang. bahwa uang yang mereka habiskan untuk hal-hal yang tidak berguna itu, untuk mereka adalah begitu besar.
dan ini juga merupakan ujian bagi saya. apakah saya, tetap bisa bertahan untuk hidup tentram. melewati segala godaan. Amiinnn..






4 komentar:
Ehm..setidaknya dapet pelajaran kalo kita harus lebih bersyukur yak?
Aku juga kadang gitu Ren kalo ngomongin soal uang kuliah, padahal dengan uang segitu dapet praktikum nggak tanggung2 ala poltek itu udah murah..
ada aja ya ide untuk diposting
dan itu lumayan kreatif dan cukup menghibur..haha
hwaa Renna.. posting nya keren!! :D
sukasukasukaaaa aku follow ya blog mu x)
@ima, iyaaa iimmm.. harus Bersyukur dan berhemat!!uang kita ini kan masih pemberian ortu. dan sungguh kita termasuk orang-orang yang beruntung :D
@wahyu : hhehe..iya.. soalnya daripada numpuk di hati gada yang dengerin,hehehe *walaupun saya sadar yang saya tulis itu aneh2 XD
@aci : iyaa ciii.. tak folback yo kamu.. tapi ntar ada postingan aneh2 kmu baca aja ya?hahahah XD
Posting Komentar