berawal dari sebuah sms:
Permisi, klo mau ikut ukm penalaran masih bisa gak?
mungkin kArena aku yang terlal pede dan menggampangkan ya, coz biasanya klo mau masuk ukm tu suka2, walaupun gak ikut seminarnya masih boleh ikut, ehh ternyata, balasan yang kuterima dari Mas Ary FEB '07 adalah :
uda gak bisa, maav
Jderrrrrrrrrrrrr
yaahh,mungkin sekali lagi, ini adalah sebuah petunjuk dari Tuhan. berarti saya gak boleh ikut ukm itu karena akan dikirim untuk menerima kegiatan yang lain.
sebenernya alasan pengen ikut ukm ini si biar punya "dunia lain" selain di lingkup kampus A, pengen bisa ikutan organisasi. dan memang..jika diawali dengan niat yang jelek maka akan berakhir dengan buruk. Soalnya aku punya niatan klo ngerasa nggak enak, uda langsung siap-siap cabut. :p
dan 1 lagi, karena saya tidak ditakdirkan ikut ukm ini, berarti memang saya harus konsen sama PKM saya, yang uda 2 buah. (tuh kan ketauan maruknya, mau bikin pkm lagi lewat penalaran :p). dan 1 manfaat (lagi) erarti saya sudah tahu bahwa semester 2 ini saya memang harus masuk AIESEC! tanpa diragukan lagi saya emang lebih baik daftar tahun ini, dengan segala resiko kesibukan yang saya terima, karena saya percaya IP itu juga harus diimbangi dengan berorganisasi, ya gak??
selain itu(untuk sejuta kalinya) dengan ini mari mantabkan hati untuk ikut HMI! hmmmm...semoga aja tabah dengan senioritas yang ada disana, karena manfaat yang akan didapat akan sangat baik. karena klo ikut HMI bisa ketemu pasien lebih awaldaripada mahasiswa biasa, jadi kan bisa seperti ikut klinik gitu..
ya sudah lah, hilangkan semua rasa penyesalan karena ditolak masuk ukm penalaran. mari tabahkan hati dan kembali berfikir tentang makalah faal : Starvation dan protein. :( mana judul belum nemuu...huhuhuhu :'(
Tetap semangat! Bravo tugas Mandiri FAAL!!!! :D






0 komentar:
Posting Komentar