RSS

pengantar tugas modul!

Tugas kali ini mengisi BAB PEMBAHASAN
• Yang isinya meliputi data dan fakta yang mendukung (Harus ada).
• Masing-masing anak membuat ninimal 3 halaman. Untuk besok paling tidak sudah ada 2 halaman!
Bab pembahasan dibagi menjadi 5 subbab, yang masing-masing ditugaskan seperti di bawah ini:
Pembagian TUGAS
3.1. Dimas dan Amanda
3.2. Sita dan Nura
3.3. Joko, Dika dan Astari
3.4. Cecil dan Rosa
3.5. Renna, Ina dan Iin

• Satu subbab terdiri dari 1 tim yang harus berkordinasi untuk kesuksesan pembuatan makalah!
• Isi dari subbab tersebut terlampir pada dokumen selanjutnya beserta keterangan.
• Makalah sudah dalam bentuk Bahasa Inggris! Menggunakan VANCOUVER!!
• Sudah rapi! Jika tidak. Anda saya suruh merapikan sendiri.
• Untuk tinjauan pustaka akan dikirim ke email masing2. Benarkan jika ada yang belum benar asal muasal tinjauan pustakanya,di belakang paragraph ada nama yang harus bertanggungjawab untuk membenarkan.
Ok semuaaa?? Sampai jumpa besok dengan 2 lembar isi makalah :D
Ingat!! Daftar pustaka Vancouver ada di bawah dari dokumen! File tidak usah dipisahkan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Users' Comments (0)

TUGAS modul,rapiin ya sit..

1. Alternative judul
Dermatitis Kontak Akibat Kelainan Kerja dalam Penggunaan Dental Filling Materials.
Dermatitis Kontak pada Profesi Dental Worker
2. Tinjauan Pustaka
- Dermatitis kontak secara umum (cecil, nura, dika, rena)
- Bahan kedokteran gigi yang berbahaya: amalgam (rosa), komposit (Amanda), epoxy resin (ina), methacrylate (astari), bonding agents (joko).
3. Hand Instrument
- Alat kedokteran gigi (nikel, emas, metal) : iin , flo
- Hand sanitizer : sita
- Handscone : dima
Membuat tinjauan pustaka dengan 2 document, yang pertama berjudul tinjauan pustaka yang berisi tentang tugas yang telah dibagi beserta daftar pustaka di bawahnya. Usahakan ada kutipan (Pengarang, tahun : pages), contoh (Anusavice, 2004 : p301). Dokumen yang kedua diberi judul pembahasan, berisi tentang tinjauan pustaka yang bisa dijadikan pembahasan.
Huruf Times New Roman, 12, 1,5 space. Dengan margin 3,3,3 dan 4 untuk yang kiri.
4. Pembahasan
• Mengapa dokter gigi tersebut bisa terkena dermatitis kontak?
• Mengapa bagian yang terpara pada jari kiri pertama, kedua, dan ketiga?
• Menjelaskan gejala dermatitis kontak (scaling,swelling,fissures, dan sensitivity disorders) serta mekanismenya (tidak mengikuti SOP; karena terpapar oleh dental filling materials yang berbahaya, daya dukung lingkungan kerja;seperti : kebersihan alat dan pengolahan limbah kedokteran gigi; gaya hidup dan pola makan.
• Pencegahan dan penanggulangan

5. Tugas harap dikumpulkan paling lambat hari senin ke alamat email adyapramusita_020911016@yahoo.com. Makasi
6. Diadakan jarkom untuk kelompok modul B, jadi kalau ada sms dari rena langsung di jarkom ke no absen di bawahnya, ini aku lampirin no telp anak-anak beserta absennya.
7. Untuk flo, nim nya berapa y? km blm nulis soalnya.hehe
Nura nama lengkapmu gimana? Aku bingung
Ini urutan jarkomnya, buad nura kirim balik ke rena.
1. Rahma Y 085648932121 rahmayy_020911006@yahoo.com
2. M.Dimas 085749414373 m.dimas_020911007@yahoo.com
3. Cecilia 085641487511 cecilia_020911008@yahoo.com
4. Adya P 081233335526 adyapramusita_020911016@yahoo.com
5. Rena M 085755744470 urie_my@yahoo.com
6. Astari 087851998400 astari_020911018@yahoo.com
7. Rosa 085641777149 rosapratiwi_020911020@yahoo.com
8. Dhikacin 085235495320 dikapucino@gmail.com
9. Flo 081703159202 flo_99rox@yahoo.com
10. Iin 085649442626 Nu2ng_luinvi@yahoo.com
11. Manda 08563431331 Manda_Bonez@yahoo.com
12. Joko 085861491892 Joko_x12@yahoo.co.id
13. Nura 085831539951 nurayuratihputri@yahoo.com



Jadi kesimpulannya,kalian mendapat 2 tugas..

1. tugas untuk daftar pustaka.
2. tugas untuk pembahasan.
tugas2 tersebut sesuai dengan topik2 yang telah dibagi diatas


ketentuan tugas.

1. tugas untuk tinjauan pustaka
-minimal 1 halaman maksimal tidak terbatas
-disimpan dalam format .doc dengan ketentuan judul file TP_topik.doc
-harap menyertakan sumber dalam setiap kutipan. ontoh (anusavie, 2004: pxxx)
-format doc dengan times new roman 12
-daftar pustaka dilampirkan di halaman terakhir pada dokumen masing2.
-dokumen sudah dalam keadaan rapi.

2. tugas untuk pembahasan.
-mencari referensi atau dokumen yang berhubungan dengan pembahasan. sebagai contoh, apabila mendapat topik amalgam, diharap menari tentang alergi, penelitian, kasus yang pernah ada, mekanisme pencemaran, pokoknya yang ada hub.x ma permasalahan pada dokter gigi atau sebangsanya.
-format dalam .doc. jadi kalau nemunya dalam jurnal, sebagian isi atau semua yang ada hubungannya dengan kasus dicopy ke 1dokumen. setiap copian di bawahnya disertakan sumber. tahun. judul (yg lengkap pokoknya) dengan huruf tebal (bold)
- dokumen pembahasan ini harap sebanyak mungkin.
- dokumen sudah rapi, dengan times new roman 12.


kedua tugas tersebut wajib dikumpulkan paling lambat hari selasa 29 maret 2010 pukul 20.00 via email ke sitadyasitadya@yahoo.com
atau keesokan harinya pada hari selasa tgl 30 maret 2010, jika terlambat, maka sudah dipastikan anda akan menjadi editor pada pembuatan makalah modul3 ini. ok??
Dan document sudah dalam bahasa inggris,ok??

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Users' Comments (0)

Laporan IM

Setting exspansion dari suatu gypsum dipengaruhi oleh w:p rasio. Untuk membuktikan pernyataan tersebut, kami melakukan 3 percobaan dengan menggunakan w:p ratio yang berbeda-beda. Pada perobaan pertama menggunakan w:p ratio 0,28. pada perobaan kedua dengan w:p ratio ?? dan pada perobaan ketiga dengan w:p ratio ??

Pada percobaan satu yang menggunakan perlakuan sesuai anjuran pabrik, yaitu dengan w:p ratio 0,28, pada menit ke-30 jarum dial indicator bergerak 1 mm dari posisi awal, sedangkan pada menit ke-60 jarum dial indicator tetap berada pada posisi yang sama. Sehingga dapat disimpulkan dalam perobaan tersebut didapatkan setting expansion sebesar 0,001%.

Setting expansion yang diperoleh dari percobaan satu mempunyai perbedaan angka yang jauh jika dibandingkan dengan teori yang telah ada. Menurut ADA Classification, setting expansion pada gipsum keras dengan w:p ratio 0,28-0,30 adalah 0,20% sedangkan setting expansion yang didapat pada perobaan pertama adalah 0,001%.

Satu hal yang paling utama yang menimbulkan adanya perbedaan yang terlalu jauh antara hasil praktikum dengan teori adalah keterbatasan pengetahuan kami akan penggunaan ekstesometer. Pada percobaan ini terdapat kesalahan pada penggunaan alat ekstensometer yang berfungsi untuk mengukur setting ekspansi pada gypsum.

Alat ekstensometer yang berfungsi untuk mengukur perubahan kecil yang terjadi pada suatu obyek tersusun dari berbagai komponen. Salah satunya adalah segitiga besi yang bertindak sebagai sensor ekstensometer yang akan bergerak menuju jarum dial indiator jika gypsum bertambah panjang.

Pada percobaan pertama ini, kami tidak menggunakan segitiga yang seharusnya dipasang pada tubuh ekstensometer tersebut. Hal ini menyebabkan jarum dial indicator bergerak sangat lambat, yaitu 1 mm pada menit ke-30 sedangkan pada menit ke-60 jarum dial indicator tidak bergerak sama sekali, walaupun gipsum keras telah mencapai final setting time.

Percobaan ke2 kok gak ada pembahasan? Tuliskan juga ya?
Sedangkan pada percobaan yang ketiga yaitu dengan w:p ratio 0,38, gipsum keras tidak mengalami setting expansion. Hal tersebut dibuktikan pada tabel hasil praktikum. Jarum dial indicator sama sekali tidak bergerak, tetap pada angka 80 pada menit ke-30 maupun pada menit ke-60.

Hasil tersebut disebabkan oleh adanya human error atau kesalahan operator dalam memasang segitiga pada ekstensometer dan kesalahan pada peletakkan posisi cetakan pada jarum dial indicator sehingga segitiga besi yang terdorong menuju dial indiator jika gipsum mengalami setting ekspansi tidak menyentuh dual indikator secara sempuna. Hal ini menyebabkan jarum dial indicator tidak bergerak sama sekali, sehingga didapatkan hasil yang tidak sesuai dengan teori.

Nah wes,setelah ini saya tidak tahu bagaimana menyambungkan kalimatnya....

Semakin kecil rasio w:p dan semakin lama waktu pengadukan, semakin besar setting expansion. Meningkatnya rasio w:p menyebabkan semakin sedikit nucleus kristalisasi per unit volume yang ada dibandingkan dengan adukan yang lebih kental (rasio w:p lebih kecil), oleh karena itu dapat dianggap bahwa ruangan antar nucleus lebih besar pada keadaan tersebut (Annusavice, 2004). Maka pertumbuhan interaksi kristal-kristal dihidrat akan makin sedikit, demikian juga dorongan keluar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa rasio w:p berbanding terbalik dengan besarnya setting expansion.

Berbagai faktor dapat menjadi penyebab perbedaan tersebut, salah satunya adalah keterbatasan informasi mengenai gipsum keras yang dipakai dalam perobaan ini. Disini kami tidak mengetahui secara jelas mengenai number batch; tanggal kadaluarsa; number beads; cara penyimpanan gypsum keras; lalu komposisi dari gypsum keras itu sendiri, seperti adanya accelerators dan retarders yang ditambahkan oleh pabrik. Hal-hal tersebut di atas dapat sangat berpengaruh terhadap setting expansion dari gypsum keras.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Users' Comments (0)